Aktivitas PT. SMGP Timbulkan Negatif, Ratusan Warga Madina Gelar Unjuk Rasa

SumutMantap.com. Warga Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara (Sumut) menggelar aksi di pintu gerbang lokasi pengeboran Wellpad SM-A menuntut PT. Sorik Marapi Geothermal Power (PT. SMGP) soal aktivitas pengeboran yang berimbas buruk kepada masyarakat.

Dalam aksi tersebut mereka membeberkan, setiap ada aktivitas PT. SMGP di lokasi itu mereka selalu mendapat kiriman suara bising yang begitu menyengat telinga. Bahkan saat ini menurut penuturan warga, puluhan rumah telah menjadi korban akibat tidak bisa menahan kuatnya goncangan yang ditimbulkan dari aktivitas perusahaan panas bumi tersebut.

“Kami sudah tidak tahan lagi tinggal disini, siang dan malam anak-anak kami selalu diganggu oleh suara bising dan getaran. Bahkan rumah kami rusak akibat ulah kalian,” teriak seorang ibu bermarga Lubis pada saat itu.

Koordinator Aksi, Syaepuddin Lubis mengatakan, pihak perusahaan selam ini telah melakukan pembohongan terhadap masyarakat. Pasalnya, selama ini pihak perusahaan selalu menggembor-gemborkan eksploitasi panas bumi itu tidak akan menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan masyarakat disekitarnya.

“Selama ini mereka selalu mengatakan tidak akan ada dampak negatif, tapi apa?, sekarang hidup kami bagaikan di neraka. Tidak siang tidak malam, hidup kami selalu dipenuhi suara bising dan getaran kiriman PT. SMGP,” teriak Syaefuddin.

Ia mengatakan, jika perusahaan hanya menjadi penyakit bagi masyarakat, lebih baik perusahaan tersebut hengkang. Dia meminta presiden dab bupati Mandailing Natal agar mempertimbangkan kembali eksploitasi di WKP Sorikmarapi-Roburan-Sampuraga.

“Kami minta Presiden Jokowi, Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi dan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution agar mempertimbangkan kembali eksploitasi panas bumi ini, karena menurut kami sejauh ini masyarakat hanya terbebani oleh dampak negatif,” pintanya.

Menanggapi aspirasi Masyarakat, pihak perusahaan yang diwakili oleh Kepala CDCR, Anton Rahmadi dan pegawai lainnya mengatakan, akan menyampaikan keluhan masyarakat tersebut kepada managemen PT. SMGP. Anton mengatakan terkait tuntutan masyarakat, pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat Desa Sibanggor Julu sebelumnya. (rhr)