Marak Judi Ketangkasan, GMPH Minta Polda Copot Kapolres Siantar

SumutMantap.com Maraknya perjudian yang berkedok permaianan ketangkasan di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, dianggap telah meresahkan masyarakat, kendati begitu aparat penegak hukum yang ada di Siantar diduga tidak dapat berbuat banyak untuk menutup atau meminimalisirnya.

Berangkat dari hal itu, Gerakan Muda Peduli Hukum (GMPH) Sumatera Utara beserta berbagai komponen masyarakat Kota Pematangsiantar akan menggelar aksi damai di Mapolres Pematangsiantar dan Mapolda Sumatera Utara pada Senin (7/8/2017) pekan mendatang.

“Minggu depan kita akan gelar aksi di Polda dan di Polres, sudah cukup resah masyarakat Siantar dibuat judi yang berkedok permainan ketangkasan contohnya yang di komplek SBC, Mega Land dan Jalan Kartini,” kata Kordinator Aksi GMPH Agus Setiawan, Jumat, (4/8/2017).

Menurut pihaknya, aksi itu dilakukan karena dinilai Polres Pematangsiantar terkesan diam dan tutup mata atas beroperasinya perjudian yang berkedok permainan ketangkasan tersebut.

“Jadi dalam aksi nanti, salah satu tuntutan kita meminta Kapolres Siantar untuk mundur dari jabatan bila tidak mampu menutup lokasi perjudian itu, kita meminta Kapolres dicopot dari jabatannya dan meminta Polda turun tangan langsung menutup lokasi judi,” terangnya.

Masih kata Agus, mengapa hal ini dibawa sampai ke ranah Polda, karena pihaknya sudah tidak percaya dengan Polres Pematangsiantar dalam penanganan kasus tersebut.

“Bagaimana tidak selama ini telah banyak masyarakat yang komplen, namun sampai saat ini tidak diindahkan, malah cukong judi malah tertawa lebar,” tutupnya. (rhr)