Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, SPD: Adat Mandailing Junjung Prinsip Kebhinnekaan

SumutMantap.com. Budaya lokal memiliki kearifan yang tinggi, terbukti masyarakat yang menganut sistem adat istiadat dapat hidup secara bersamaan, berdampingan dan penuh keharmonisan.

Hal inilah yang meyakinkan para pendiri bangsa menjadikan Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia. Nilai-nilai Pancasila bisa menerima berbagai budaya dan adat dari Sabang sampai Merauke.

Demikian dijelaskan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Saleh Partaonan Daulay (SPD) dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara (Sumut), Minggu (8/10/2017) lalu.

“Adat Mandailing menjunjung prinsip kebersamaan, kegotongroyongan, dan kebhinnekaan bangsa. Saya harap masyarakat Palas bisa amalkan budaya dan Pancasila,” kata Saleh.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mejelaskan, budaya dan Pancasila tidak bertentangan tapi justru saling menguatkan. Dengan demikian, ia berharap masyarakat bisa menjalankan keduanya dalam kehidupan sehari-hari.

“Budaya Mandailing berbeda dengan budaya Madura, Jawa, dan Melayu, tapi semua budaya bangsa terkandung dalam Pancasila. Pancasila adalah ideologi pemersatu berbagai daerah di Indonesia,” tegas lagislatif dari dapil Sumut II ini.

Hadir pada kesempatan itu, beberapa tokoh masyarakat, alim ulama, perangkat desa dan kecamatan, serta ratusan warga dari sejumlah wilayah di Kabupaten Palas. (rhr)